Please enable JavaScript to view the comments powered by Disqus.

Presiden Prabowo Bentuk Komite Reformasi Polri, Mahfud MD hingga Tokoh Nasional Masuk Radar

EDITORNEWS.ID - Sejumlah tokoh nasional kini tengah diajak bergabung dalam Komite Reformasi Polri, sebuah inisiatif kerasukan dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat profesionalisme dan transparansi Polri.

Pemerintah melakukan komunikasi intensif untuk memastikan siapa saja yang bersedia menjadi bagian dari komite tersebut.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta (Jumat, 19 September 2025), bahwa pembentukan komite merupakan langkah konkret Presiden Prabowo dalam agenda reformasi institusi kepolisian. 

Kabar terkini dari berbagai sumber menyebutkan bahwa Mahfud MD termasuk tokoh yang dipertimbangkan untuk masuk komite, mengingat pengalamannya sebagai mantan Menko Polhukam.

Baca Juga: Dari Bintang Dua ke Staf Ahli, Karier Irjen Krishna Murti Terguncang Isu Skandal

Selain itu, Ahmad Dofiri, yang baru saja ditunjuk sebagai Penasehat Khusus Presiden bidang keamanan, ketertiban masyarakat, dan reformasi kepolisian, juga disebut memiliki peluang untuk ikut serta. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan Polri siap mengikuti arahan dari komite yang akan dibentuk.

Pemerintah sendiri dikabarkan sudah menyiapkan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pembentukan tim ini, dan pelantikan anggota komite bisa saja terjadi dalam waktu dekat. 

Gagasan ini juga mendapat dukungan dari masyarakat sipil dan organisasi‐organisasi non-pemerintah yang menginginkan agar komite reformasi tidak hanya melibatkan tokoh pemerintahan, tetapi juga elemen seperti mantan Kapolri, mantan anggota Kompolnas, perwakilan Komnas HAM, hingga pihak akademis dan aktivis HAM.***

Artikel telah tayang di: Presiden Prabowo Bentuk Komite Reformasi Polri, Mahfud MD hingga Tokoh Nasional Masuk Radar

Redaksi